Mobil listrik? Toyota mendadak hilang dari jawaban AI.
Toyota muncul di 57% jawaban AI soal mobil di Indonesia. Begitu pertanyaannya beralih ke mobil listrik, namanya nyaris hilang dan giliran BYD, Wuling, serta VinFast yang naik.

Kami menanyakan 149 hal soal mobil ke AI Google, mulai dari "MPV terbaik" sampai "mobil listrik termurah". Satu nama muncul terus, yaitu Toyota. Dari semua jawaban yang keluar, Toyota disebut di 57 persen dan jadi rekomendasi nomor satu sebanyak 47 kali. Honda menempati posisi dua dengan jarak yang jauh. Pertanyaan berikutnya, posisi merek lain ada di mana.
Toyota mendominasi papan atas
Angkanya timpang. Toyota disebut di 57,4 persen jawaban, Honda 37,6 persen, lalu Daihatsu di belakangnya. Merek Jepang yang itu-itu saja mengisi sebagian besar papan atas.
Merek | Muncul di jawaban | Jadi rekomendasi #1 |
|---|---|---|
Toyota | 57,4% | 47 kali |
Honda | 37,6% | 21 kali |
Daihatsu | 31,9% | 9 kali |
Suzuki | 23,4% | 3 kali |
Mitsubishi | 22,7% | 3 kali |
Wuling | 22,7% | 12 kali |
BYD | 22,0% | 11 kali |
Kalau dilihat per model, isinya mobil keluarga sejuta umat. Avanza, Honda Brio, Kijang Innova, Sigra, dan Calya paling sering disebut. Brio jadi satu-satunya model non-Toyota yang menempel di pucuk, dan sisanya milik Toyota.
Toyota menang lewat Avanza dan Calya, mobil yang orang tanyakan sehari-hari, alih-alih lewat Fortuner atau Alphard.
Tanya mobil listrik, Toyota mendadak hilang
Begitu pertanyaannya soal mobil listrik, Toyota nyaris lenyap. Dari 63 kali disebut di pertanyaan mobil biasa, Toyota cuma muncul 3 kali di pertanyaan EV. Merek Cina dan pemain baru yang naik ke atas.
Merek (pertanyaan EV) | Disebut |
|---|---|
BYD | 15 kali |
Wuling | 15 kali |
VinFast | 7 kali |
DFSK | 5 kali |
Seres | 5 kali |
MG | 5 kali |
Waktu kami tanya "mobil listrik termurah", AI menjawab dengan VinFast VF 3, Seres E1, Wuling Air ev Lite, dan Changan Lumin, semuanya di kisaran Rp150 sampai 200 jutaan. Merek Jepang absen dari daftar itu.
Di kepala AI, mobil bensin dan mobil listrik adalah dua lomba yang berbeda. Menang di satu papan tidak otomatis menang di papan lainnya. Toyota, Honda, dan Daihatsu punya alarm di sini, sementara BYD dan Wuling punya pintu yang sedang terbuka lebar.
Masih ada celah buat yang lain
Sebagian papan masih terbuka. Di pertanyaan adu langsung, hasilnya jauh lebih seimbang. "Avanza vs Xpander" terbagi hampir rata antara Toyota dan Mitsubishi. "Brio vs Ayla" terbelah antara Honda dan Daihatsu. Di kategori SUV, Toyota dan Honda malah seri.
Merek yang lebih kecil punya peluang nyata di sana. Menangkan dulu pertanyaan perbandingan dan segmen yang lebih spesifik, karena juaranya belum pasti. Kata kunci "mobil terbaik" bisa menunggu.
Kemenangan Toyota datang dari luar situsnya
Toyota memenangkan jawaban, sementara situs resminya nyaris tidak ikut menyusunnya. toyota.astra.co.id cuma dikutip di 8,5 persen jawaban, padahal nama Toyota muncul di 57 persen. Tim marketing pabrikan punya alasan untuk berhenti sebentar di angka ini.
AI mengambil informasinya dari Instagram (dikutip di 53,9 persen jawaban), YouTube (48,2 persen), oto.com, dan moladin. Kreator, marketplace, dan media yang menceritakan merek itu, bukan situs pabrikannya.
Itu kabar bagus buat merek penantang. Anda cukup hadir di tempat yang dikutip AI, tanpa perlu situs sebesar Toyota.
Nama yang keluar di kategori Anda
Ini baru soal mobil, tetapi pertanyaannya berlaku untuk kategori apa pun. Pembeli mulai berhenti mengetik di Google dan beralih bertanya ke AI, lalu jawaban itu menyebut satu nama lebih dulu. Brand Anda atau pesaing Anda.
Kalau Anda belum tahu jawabannya, kami bisa cek. Minta audit visibilitas AI gratis, lalu lihat apakah nama Anda ikut disebut saat AI menjawab pertanyaan pembeli di kategori Anda.


